Rabu, 11 November 2009 21:31 WIB Hukum,News Share :

Senin Pagi, Tia bawa sejumlah tamu masuk ke kamar

Jakarta–Model cantik, Setianti Dwi Retno, dibunuh di kamarnya¬† di apartemen Mediterania Jakarta Barat. Diduga, gadis manis yang sering dipanggil Tia itu dibunuh pada Senin (9/11). Sebab, pada Senin pagi, Tia kedatangan sejumlah tamu dan tak keluar kamar lagi. Siapa mereka?

Kesaksian adanya sejumlah tamu yang masuk ke kamar 25HE itu dikisahkan AAM, pembantu Tia. AAM menceritakan hal ini kepada salah seorang pembantu yang juga bekerja di apartemen tersebut.

“Dia (AAM) cerita kepada saya bahwa pada Senin pagi ada beberapa tamu yang tidak dia kenal datang bersama majikannya ke kamar apartemennya,” kata seorang pembantu di apartemen itu saat ditemui, Rabu (11/11) malam.

Sekitar pukul 11.00 WIB pada hari itu, AAM diperintahkan Tia untuk mengambil kamera di mobil. Saat itu, mobil Tia diparkir di tempat parkir. Saat memerintahkan hal itu, Tia berpesan kepada AAM agar tidak naik ke lantai 25 sebelum AAM menghampiri dirinya di tempat parkir. Saat AAM diperintah ke tempat parkir, Tia masih berada dengan sejumlah tamu di dalam kamar.

AAM pun menuruti kemauan sang majikan. Dia ke tempat parkir dan menunggu di mobil sang majikan. Namun, hingga sore, Tia tidak juga menghampiri AAM di tempat parkir. Karena terlalu lama, AAM akhirnya memberanikan diri naik ke lantai 25. Dia pun mencoba mengetuk pintu kamar 25HE itu. Tapi, kamar apartemen itu terkunci, sehingga ia tidak bisa masuk.

Pembantu terlantar dua hari

Karena tidak bisa masuk ke kamar sang majikan, AAM yang baru seminggu menjadi pembantu Setiani terpaksa tidur di lobi apartemen dua hari. Sangat memprihatinkan, karena dia juga tidak makan selama dua hari itu. AAM tidak punya uang untuk membeli makanan.

Sampai akhirnya, seorang pembantu di kamar lain melihat AAM terbengong dan terdiam di depan kamar 25 HE. AAM mengaku kamar majikannya terkunci sejak Senin siang. “Lalu saya kasih nasi, lauk, roti sama minum ke dia (AAM). Saya kasihan sama dia mas,” ujar pembantu itu.

“Dia (AAM) masih muda, paling 16 tahunan. Dia juga masih lugu banget. Karena sama-sama dari Jawa, makanya saya kasihan,” tambah pembantu itu.

Karena mencurigakan, akhirnya sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu, kamar 25 HE tersebut didobrak. Bau busuk langsung keluar dari kamar itu. Tia sudah ditemukan tewas, tubuhnya terbujur kaku.

Kasus pembunuhan ini masih ditangani pihak kepolisian Polsek Tanjung Duren. AAM saat ini masih diperiksa sebagai saksi. Jenazah Tia saat ini berada di RSCM untuk diotopsi.

Tia merupakan alumnus SMA 28 dan masih kuliah di STAN. Sehari-hari gadis berambut panjang itu bekerja sebagai model dan sales promotion girl (SPG). Dia juga pernah difoto untuk majalah pria X2 dan Popular.

dtc/tya

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…