Rabu, 11 November 2009 20:19 WIB Hukum Share :

Polwil bongkar sindikat penggelapan mobil rental

Solo (Espos)–Aparat Polwil Surakarta membongkar sindikat penggelapan mobil rental. Selain menangkap seorang tersangka, polisi juga menyita lima unit mobil.

Tersangka yang diringkus adalah Dwi Andriyono, 41, warga Mageru, Sragen Tengah, Sragen. Seorang tersangka lainnya yang masih buron adalah Ag. Dua pelaku itu membawa kabur lima unit mobil milik rental mobil Multi Car di Jl Sawo, Kartasura, Sukoharjo sejak Agustus 2009 lalu.

Lima unit mobil yang dibawa kabur adalah Toyota Kijang Innova, Daihatsu Terios, Daihatsu Xenia dan dua mobil Toyota Avanza. Informasi yang dihimpun Espos di Mapolwil Surakarta, Rabu (11/11), menyebutkan, kejadian itu bermula saat tersangka Ag menyewa mobil-mobil itu di rental Multi Car milik Hendry Widya.

Tersangka menyewa mobil tersebut satu persatu dengan tarif Rp 250.000/hari. Biasanya, pelaku menyewa mobil tersebut selama satu pekan dan kemudian diperpanjang lagi. Dalam satu bulan pertama, pelaku membayar uang sewa rental mobil tersebut.

Namun, setelah korban percaya dengan pelaku, mobil-mobil tersebut kemudian digadaikan ke orang lain. Rata-rata mobil itu digadaikan senilai Rp 20 juta. “Lima mobil ini kami sita dari beberapa tempat terpisah mulai dari Karanganyar, Sragen, Wonogiri dan Boyolali. Mobil yang disewa itu telah digadaikan ke orang lain,” ungkap Kasubbagreskrim AKP Edhei Sulistyo mewakili Kapolwil Surakarta Kombes Pol Erry Subagyo.

Dari keterangan tersangka diketahui, pelaku Ag berperan untuk menyewa mobil di rental. Setelah itu, lima mobil digadaikan ke orang lain. tersangka Dwi yang telah diringkus diketahui menggadaikan mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Dua mobil lainnya digadaikan oleh tersangka Ag. Sedangkan mobil Kijang Innova digadaikan oleh ibu Ag, Wiharsi alias Ny Hadi.

Saat ini, Wiharsi mendekam di tahanan karena telah ditetapkan sebagai tersangka kasus yang sama oleh Polres Sragen “Jadi memang ada keterkaitan. Wiharsi adalah orang tua Ag. Di sana juga ada lima mobil dan modusnya juga sama,” ungkap Edhei.

Edhei mengungkapkan, modus yang dilakukan pelaku memang selalu sama yaitu menyewa dan melakukan pembayaran beberapa kali. Namun, setelah itu, mobil yang disewa digadaikan kepada orang lain. Mobil yang digadaikan hanya dilengkapi STNK.
dni

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…