Rabu, 11 November 2009 11:58 WIB Internasional Share :

Penembakan massal di AS, Obama siapkan tindakan

Texas–Presiden AS Barack Obama memimpin seremoni memorial untuk para korban aksi penembakan di pangkalan militer Fort Hood, Texas, AS. Obama berjanji pelaku penembakan akan membayar perbuatannya.

Hal itu disampaikan Obama di depan sekitar 15.000 tentara dan keluarga mereka di Fort Hood. Obama yang mengenakan pakaian hitam, ditemani oleh ibu negara AS, Michelle Obama.

“Atas apa yang telah dilakukannya, kita tahu bahwa pembunuh itu akan berhadapan dengan pengadilan di dunia ini dan dunia berikutnya,” kata Obama.

“Ini masa perang. Namun warga Amerika ini tidak meninggal di medan tempur luar negeri. Mereka terbunuh di dini, tanah air Amerika, di jantung komunitas Amerika yang hebat ini,” tutur Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/11.

“Ini fakta yang membuat tragedi ini lebih menyakitkan, bahkan semakin tak dapat dipahami,” tandasnya.

Sebanyak 12 tentara AS dan seorang warga sipil tewas dalam aksi penembakan massal di Fort Hood pekan lalu. Aksi maut itu dilakukan Mayor Nidal Hasan, seorang psikiater militer. Pria AS keturunan Palestina itu sempat koma setelah tertembak dalam insiden tersebut. Namun kini dia sudah sadarkan diri dan bisa berbicara.

Pria itu disebut-sebut punya kaitan dengan militan Islam, Anwar al-Aulaqi yang sekarang berada di Yaman namun merupakan pemimpin spiritual masjid Dar al-Hijrah di Falls Church, Virginia, AS. Hasan mendatangi masjid itu pada tahun 2001.

Al-Aulaqi kabarnya pernah bertemu dengan para anggota Al Qaeda, termasuk dua pembajak pesawat dalam tragedi 11 September 2001 di AS.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…