Rabu, 11 November 2009 17:10 WIB News,Haji,Boyolali Share :

Meninggal, tiga Calhaj Purworejo gagal berangkat


Boyolali (Espos)–
Sebanyak tiga jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Purworejo terpaksa gagal berangkat haji tahun ini lantaran meninggal dunia.
Seorang Calhaj lainnya yang juga dari Kabupaten Purworejo, Yan Wibowo juga bernasib sama yakni tak bisa berangkat haji tahun ini. Namun kegagalan Yan bukan karena meninggal dunia, melainkan karena terserang penyakit stroke menjelang keberangkatannya.

Panitia Pelaksana Haji Daerah (PPHD) Purworejo, Mutamimah menjelaskan, jumlah total jemaah Calhaj asal Purworejo yang akan berangkat tahun ini semestinya 673 Calhaj. Namun, lantaran ada yang meninggal sebanyak tiga orang dan sakit stroke satu orang, maka jumlahnya menjadi 699 Calhaj.

Ketiga Calhaj yang meninggal sebelum berangkat haji itu ialah Dono Wikoto dari Kecamatan Grabag, Mulyo Purnomo dari Kecamatan Bruno, serta Wardi Suparmo dari Kecamatan Grabak. “Dari tiga tersebut, satu Calhaj meninggal sebelum penentuan Kloter. Sedangkan dua Calhaj lainnya dari Kloter 59,” jelasnya kepada Espos di AsramaHaji Donohudan, Rabu (11/11).

Mutamimah menjelaskan, keberangkatan jemaah Calhaj asal Purworejo yakni Kloter 58 dan Kloter 59 ke AHD terpaksa bersama-sama sekitar pukul 10.00 WIB sebagai imbas dari adanya perubahan jadwal secara mendadak akhir-akhir ini. Para jemaah semula sempat kaget lantaran jemaah Kloter 59 tak diizinkan masuk begitu tiba di AHD dan harus menanti proses penerimaan Kloter 58 selesai.

“Ya ketimbang menanti sampai dua jam, lebih baik jemaah kami minta menanti di dalam bus dan sebagian di Gedung Armina milik Depag untuk makan siang dulu. Karena, mereka nantinya tak dapat jatah makan siang karena kedatangannya pukul 12.00 WIB,” terangnya.

Tak diperbolehkannya jemaah Calhaj Kloter 59 masuk ke AHD juga adanya kekhawatiran akan membuat proses penerimaan Calhaj menjadi kacau dan membingungkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). “Ketimbang nantinya tertukar dengan Calhaj lainnya, ya terpaksa menanti di luar gedung,” jelasnya.

asa

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…