Rabu, 11 November 2009 13:24 WIB News Share :

Iriawan bantah lakukan pemaksaan pemeriksaan Wiliardi


Jakarta–
Mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iriawan membantah keras tudingan bahwa dirinya terlibat dalam pemaksaan Wiliardi Wizar saat pemeriksaan.

Menurut Iriawan, yang disampaikan Wiliardi itu hanyalah kebohongan demi membela diri sendiri dan Antasari Azhar. “Bohong. Yang bersangkutan hanya membela diri dan AA,” ujar Iriawan melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Rabu (11/11).

Dalam keterangannya di persidangan Selasa (10/11) kemarin, Wiliardi mengaku Iriawan memberi tahu kepada istrinya bahwa dia akan dibantu oleh polisi dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen ini. Namun syaratnya Wiliardi harus mengikuti permintaan polisi untuk memberikan keterangan di BAP yang bisa menjerat Antasari.

Selain Iriawan, Wakabareskrim Irjen Pol Hadiatmoko juga meminta agar Wiliardi menurut kepada polisi. Hadiatmoko menjamin polisi tidak akan menahan Wiliardi jika dia menurut.

Akhirnya Wiliardi menurut dan membuat BAP sesuai dengan permintaan polisi. Namun rupanya janji tersebut tidak dipenuhi dan Wiliardi tetap ditahan.

“Saya juga mengirim SMS, menagih janjinya. Katanya saya tidak akan ditahan dan saya juga meminta agar segera diklarifikasi, kalau saya juga tidak sebejat seperti yang diberitakan sebagai orang yang mencari eksekutor. Tapi hari itu juga saya mau ditahan,” terang Wiliardi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…