Rabu, 11 November 2009 18:51 WIB Wonogiri Share :

Hujan dan angin kencang rusak belasan rumah

Wonogiri (Espos)–Hujan dan angin kencang yang melanda bagian utara Wonogiri, Rabu (11/11) sore mengakibatkan belasan rumah di wilayah RT 03/RW VIII Wonokarto dan Plampisan, Kaliancar, Selogiri rusak. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, angin yang sama juga merobohkan pohon beringin di halaman Kantor Dinas Tenaga dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Jl Pemuda I Wonogiri, sehingga mengakibatkan sebagian atap di bagian depan gedung pemerintah itu rusak. Tak hanya itu, sambungan listrik di gedung itu juga rusak.

Dari keterangan yang dihimpun Espos, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Hujan yang turun sebenarnya tidak cukup deras, namun angin bertiup sangat kencang.
Di Wonokarto, ada sedikitnya 14 rumah warga, sebuah gedung latihan kerja milik Dinas Sosial dan sebuah masjid rusak.

Sementara di Plampisan, Kaliancar, Selogiri, dilaporkan ada sebuah rumah dan gedung SMK Sudirman 2 yang mengalami kerusakan. Kebanyakan rumah dan bangunan itu rusak pada bagian atap, genteng atau sengnya berjatuhan disapu angin. Tampak pula tembok sepanjang kurang lebih 10 meter di belakang rumah salah satu warga Wonokarto yang roboh. Belum ada keterangan mengenai nilai kerugian.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Wonogiri, Gatot Gunawan, yang langsung datang ke lokasi begitu mendapat laporan dari warga, mengatakan, karena tidak ada korban jiwa ataupun terluka serta rumah yang rusak terlalu parah, kejadian itu hanya akan dilaporkan sebagai bencana.

“Data yang saya peroleh tadi, ada 15 rumah warga, sebuah masjid dan gedung balai latihan kerja milik Dinas Sosial, serta sebuah sekolah yang rusak. Ini akan langsung saya laporkan sebagai sebuah bencana,” ujar Gatot.
shs

lowongan kerja
lowongan kerja SMK MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…