Rabu, 11 November 2009 17:31 WIB News Share :

GAM, pengancam bom Metro TV

Jakarta–Pengancam bom di kantor Metro TV mengaku berasal dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Pengancam juga menelepon operator Metro TV sebanyak dua kali.

Informasi yang berhasil diperoleh dari sumber di Polda Metro Jaya, Rabu (11/11), pelaku menelepon operator Metro TV sebanyak dua kali yang mengatakan dirinya berasal dari GAM.

Pengancam juga mengatakan sudah menaruh bom dan akan diledakkan pada pukul 17.00 WIB. Kabid Humas Polda Metro Jaya Boy Rafli Amar mengatakan tim gegana sudah ditempatkan di lokasi. “Ancaman bom masuk pukul 10.30 WIB, satu tim gegana sudah ditempatkan di lokasi,” jelasnya.

dtc/isw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…