Selasa, 10 November 2009 21:10 WIB Klaten Share :

Terkait penambangan galian C, Gubernur minta Pemkab tegas

Klaten (Espos)–Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo meminta Pemkab setempat bersikap tegas terhadap ulah para penambang pasir di lereng Gunung Merapi yang dinilainya merusak lingkungan.

Penegasan itu disampaikan Bibit Waluyo saat ditemui wartawan seusai menggelar acara Panen Raya Padi Hibrida Intani-2 di Desa Sribit Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten pada Selasa (10/11). Dalam kesempatan itu, Bibit mengatakan, pada prinsipnya pihaknya memperbolehkan penambangan galian C guna mendukung pembangunan. Akan tetapi, jika penambangan pasir itu dilakukan secara terus menerus tanpa berhenti maka penambangan pasir tersebut dapat dikatakan merusak lingkungan.

Bibit menilai, para penambang pasir itu cenderung memikirkan keuntungan dirinya atau kelompoknya namun mengabaikan akibat dari penambangan liar itu bagi orang lain. “Aktivitas mereka itu sangat membahayakan kepentingan umum karena telah merusak alam. Akan tetapi, mereka tetap melakukannya tanpa memperhatikan keselamatan bersama,” tutur Bibit.

Bibit meminta kepada para bupati khususnya Klaten, Boyolali, dan Magelang agar bertindak tegas dalam rangka menghentikan penambangan pasir galian C di kawasan Gunung Merapi.
m82

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…