Selasa, 10 November 2009 11:04 WIB News Share :

SBY akan video conference tentang perubahan iklim


Berlin–
Presiden SBY direncanakan akan melakukan video conference dengan sejumlah pimpinan dunia terkait perundingan perubahan iklim. Peran Indonesia dibutuhkan untuk melumerkan negosiasi alot selama ini.

Hal ini disampaikan Dubes RI untuk Jerman sekaligus penasihat senior delegasi Indonesia dalam Konferensi untuk Perubahan Iklim (UNFCCC), Eddy Pratomo, Selasa (10/9). Menurut Eddy, menjelang konferensi di Copenhagen, Denmark pada Desember 2009 mendatang, masih belum ada komitmen negara-negara maju untuk mengurangi emisi.

“Presiden SBY selaku tokoh kunci dalam perundingan perubahan iklim di Bali akan didengar suaranya. Hal ini untuk mendorong agar semua pihak on board,” ujar Eddy usai pertemuan Berlin ASEAN Comittee (BAC) di Wisma Indonesia, Berlin.

Video conference ini disiapkan antara tanggal 10 atau 11 November 2009. SBY akan berbicara langsung dengan antara lain para pemimpin negara-negara Afrika dan Amerika Latin.

“Presiden akan menyampaikan proposal Indonesia untuk perubahan iklim. Bahwa kalau sampai Copenhagen gagal harus ada kerangka kerja yang jelas sampai Juni 2010,” kata Eddy.

Sementara itu pertemuan BAC juga menjajaki kerja sama energi terbarukan antara ASEAN dan Jerman. Seluruh perwakilan ASEAN datang, dan kemudian dilakukan wawancara langsung lewat Radio Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia lewat kordinasi PPI Berlin.

“ASEAN sudah satu kata soal isu perubahan iklim ini. Sehingga kita bisa jalan bersama misalnya soal kerja sama energi terbarukan. Indonesia juga meminta dukungan ASEAN dalam konferensi perubahan iklim,” pungkas Eddy.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…