Selasa, 10 November 2009 14:54 WIB News,Ekonomi Share :

Realisasi produksi Migas nasional belum capai target


Jakarta–
Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) melaporkan realisasi produksi minyak bumi dan gas nasional baru tercapai sekitar 98 persen dari target  2009.

Hingga akhir Oktober, rata-rata produksi minyak bumi sebesar 948.670 barrel minyak mentah per hari atau 98,82 persen dari target produksi 2009 yang dipatok 960.020 barel per hari.

Kepala BP Migas R Priyono saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR-RI, di Jakarta, Selasa (10/11) mengatakan hal yang sama terjadi pula terhadap realisasi produksi gas bumi nasional. Dari target produksi 8.025 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), capaian realisasi hingga akhir Oktober baru 7.879 mmscfd atau 98 persen dari target.

Terlambatnya realisasi produksi blok Cepu menjadi salah satu penyebabnya. Dari target 20 ribu BOPD di awal tahun, Cepu baru mencapai 12 ribu BOPD saat ini, jelas Priyono.

Selanjutnya, ada beberapa usaha yang akan dilakukan BP Migas untuk meningkatkan produksi migas nasional terutama dari sumur-sumur produksi yang ada saat ini.

“Kami akan mendorong percepatan pemboran sumur pengembangan dari lapangan yang rencana pengembangannya telah disetujui”, tegas Priyono.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan produksi melalui teknik Enhanced Oil Recovery (EOR) terutama di ‘Duri steam flood’ dan Pertamina Tanjung.

ant/isw

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…