Selasa, 10 November 2009 16:05 WIB News Share :

Puluhan siswa Yayasan Nurul Iman Sungsel kesurupan


Palembang–
Puluhan pelajar SMA dan SMP Yayasan Nurul Iman, di kawasan Kebun Semai, Jalan Sekip, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/11) kesurupan. Kejadian ini diduga lantaran mereka “kemasukan” roh leluhur dari Sumatra Barat.

Kejadian itu, pada saat para pelajar itu tengah belajar di kelas, tiba-tiba sekitar pukul 09.00 WIB, seorang pelajar kesurupan dan disusul oleh pelajar lainnya.

Pihak sekolah pun meminta bantuan “orang pintar” atau orang yang mengerti agama buat mengobati para pelajar yang kesurupan tersebut. Menurut informasi yang didapatkan, awalnya seorang pelajar itu kesurupan setelah seorang anak dimasuki roh nenek moyang dari Sumatra Barat.

Guna mengurangi korban, pihak sekolah kemudian memerintahkan pelajar yang tidak kesurupan pulang lebih cepat. Tentunya pelajar SMA maupun SMP Nurul Iman. Kesurupan itu yang menimpa 20 pelajar itu,baru dapat diatasi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Kira-kira 20 orang dan kebanyakan perempuan,” kata Udin, penjaga sekolah Yayasan Nurul Iman.

Menurut Udin, beberapa pelajar yang kesurupan itu beguling-guling dan kejang-kejang. “Sebelumnya belum pernah ada pelajar yang kesurupan di sekolah ini,” katanya.

Mungkin, lanjut Udin, roh halus di sini tergangu karena ada pembangunan ruang kepala sekolah dan renovasi kelas. “Karena setahu saya, beberapa kasus kesurupan yang pernah terjadi di sekolah-sekolah biasanya sekolah tersebut sedang melakukan pembangunan atau renovasi”.

Karena hal tersebut, lanjut Udin, proses belajar mengajar langsung dihentikan. Kegiatan belajar yang biasanya juga dilakukan pada siang hari terpaksa dihentikan. Karena takut peristiwa tersebut terulang lagi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…