Selasa, 10 November 2009 16:10 WIB News Share :

PLN
Masyarakat harus hemat 100 Watt kalau tidak mau listrik padam

Jakarta–Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar mengimbau kepada masyarakat khususnya wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk menghemat penggunaan listrik sebesar 100 watt per hari sebagai solusi jangka pendek untuk menghindari pemadaman listrik bergilir.

PLN berjanji akan mempercepat proses pemulihan akibat hilangnya beban 500 MW dari terbakarnya gardu Cawang sebelum pekan ketiga Desember 2009.

Selama  proses perbaikan itu pihak PLN mengaku melakukan upaya suplai dengan cara-cara yang tidak normal misalnya melakukan pengalihan dari gardu Gandul, Depok, Bekasi.

Dikatakan Fahmi, pihak PLN telah melakukan segala upaya termasuk melakukan pemilihan exces power Bekasi 37 MW, Cikarang listrikindo 50 MW, dan akan ditingkatkan 100 MW.

“Dari angka-angka ini, menunjukkan masih ada kurang 70 MW, kekurangan 70 MW ini kita minta partisipasi masyarakat untuk melakukan penghematan,” katanya saat ditemui di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (10/11).

Ia mencontohkan jumlah pelanggan PLN di Jakarta sebanyak 3 juta, jika melakukan penghematan lampu 100 watt maka akan identik dengan menghemat 300 MW.

“Kalau ini dilakukan, tidak perlu dilakukan pemadaman. Tapi itu adalah solusi yang sangat singkat. PLN telah berupaya mempercepat pengembalian beroperasinya gardu induk Cawang,” katanya.

Sekarang ini, kata dia, Trafo untuk Cawang sudah diangkat dari Surabaya dan sudah berada di pondasi Cawang. Sementara itu Gas insulated line (GIL) masih harus dipesan dari Prancis dan Jepang, namun dalam waktu dekat akan tiba di cawang.

“Minggu ketiga Desember, diharapkan bisa lebih cepat. Mudah-mudahan gardu Cawang bisa normal 500 MW,” harapnya.

“Saya mengimbau dan meminta maaf kepada masyarakat yang berangkali terganggu suplainya berkurang, peralatan produksinya terganggu, usaha terganggu tapi yakinlah PLN akan mempercepat recovery listrik,” tambahnya.

tya/dtc

lowongan kerja
lowongan kerja Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…