Selasa, 10 November 2009 13:33 WIB News Share :

Peringati Hari Pahlawan, tiga penerjun payung terjun bebas di Menara Imperium

Jakarta–Tiga penerjun payung terjun dari Menara Imperium mengarak sang Merah Putih di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai simbol pantang mundur memerangi korupsi.

Aksi ini dilakukan tiga penerjun payung dari Solidaritas Pemuda dan Penggiat Alam Terbuka Jakarta dan Jawa Barat. Mereka di antaranya Frankie Kowaas dan Petra Mandagi.

Aksi diawali dari tiga penerjun yang terjun dari Menara Imperium, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/11). Menara Imperium tak terlalu jauh dari Gedung KPK.

Penerjun rencananya akan turun ke bantaran Sungai Ciliwung. Kemudian, mereka naik perahu karet dan mengarungi Sungai Ciliwung mulai dari Pintu Air Manggarai menuju Jembatan Kuningan.

Mereka lalu akan mengarak bendera Merah Putih sepanjang 100 meter ke Gedung KPK sambil diiringi barongsai. Bendera itu akan diserahkan pimpinan KPK.

“Dari Sungai Ciliwung bendera Merah Putih akan diarak ke Gedung KPK yang dianggap sebagai simbol yang menunjukkan tekad pantang mundur dalam memerangi korupsi di Tanah Air,” kata paitia aksi, Yoppie Saragih, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…