Selasa, 10 November 2009 16:52 WIB Internasional Share :

Kasus kekerasan seks oleh wanita melonjak

London–Jumlah wanita yang melakukan kekerasan seks pada anak telah melonjak dalam lima tahun terakhir. Demikian menurut laporan badan amal Inggris, ChildLine seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (10/11).

ChildLine menyatakan, ada 132 persen kenaikan dalam laporan kekerasan seks oleh wanita di Inggris yang diterima badan tersebut dalam lima tahun terakhir. Sedangkan kasus kekerasan seks oleh pria hanya mengalami peningkatan 27 persen dalam kurun waktu yang sama.

Menurut ChildLine, tahun lalu pihaknya menerima laporan dari 2.142 anak yang mengaku telah mengalami kekerasan seks oleh wanita di Inggris. Dari jumlah itu, sebanyak 1.311 anak mengatakan telah mengalami kekerasan seks oleh ibu mereka.

“Tadinya kebanyakan telepon yang masuk ke ChildLine berasal dari perempuan yang mengatakan diserang pria,” kata Sue Minto dari ChildLine.

“Namun kini jumlah penelepon yang mengatakan mereka mengalami kekerasan seks oleh wanita meningkat,” tuturnya. “Banyak yang terkejut karena wanita, apalagi seorang ibu, bisa melakukan kekerasan seks pada anak,” tandasnya.

Beberapa bulan terakhir Inggris digemparkan oleh sejumlah kasus kekerasan seks yang melibatkan wanita. Bukan lalu, Vanessa George, seorang ibu beranak dua mengaku atas serangkaian kekerasan seks dan membuat gambar-gambar porno anak. Salah seorang rekan George yang juga mengakui perbuatan serupa, adalah wanita.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja Merchandiser (MD), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Administrasi

    LANGSUNG Kerja!!!! AKUR OPTIK BantuL dengan 13 Cab Membutuhkan Adminitrasi : – Berpengalaman Dalam Bidan…

Leave a Reply



2

Kolom

GAGASAN
Investasi Hijau di Soloraya

Gagasan Solopos, Rabu (1/2/2017) I Gusti Putu Diva Awatara. Pengajar Program Magister Manajemen STIE AUB Solo. Beralamat email diĀ gruppe_cemara@yahoo.co.id Solopos.com, SOLO — Kunjungan Bupati Sukoharjo dan Bupati Karanganyar terkait pembelajaran pengelolaan sampah di Amerika Serikat pada akhir Desember 2016 lalu…