Senin, 9 November 2009 11:32 WIB News Share :

Soal kasus Bibit-Chandra, Kejagung diminta tunggu keputusan MK


Jakarta–
Kejaksaan Agung diminta menunda pelimpahan berkas perkara dua pimpinan KPK non aktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Jika dipaksakan dengan tuduhan yang lemah, kemungkinan besar hakim akan membebaskan Bibit dan Chandra.

“Seharusnya ditunda,” ujar pakar hukum pidana Rudi Satrio, Mingggu (9/11) malam.

Menurut Rudi, Kejagung harus menunggu sampai MK memutuskan uji materi yang dimohonkan oleh Bibit dan Chandra. Verivikasi yang sedang dilakukan Tim 8 juga harus ditunggu. “Tunda sampai ada putusan MK,” katanya.

Rudi menyarankan agar Kejaksaan mengembalikan berkas ke penyidik. Jika dipaksakan dengan tuduhan lemah sebaiknya Kejaksaan mengeluarakan penghentian penuntutan.

“Kejaksaan sebaiknya keluarkan SP3,” himbau Rudi.

Sebelumnya, anggota Tim 8 Anies Baswedan mengatakan, Kejaksaan Agung akan melimpahkan berkas Bibit dan Chandra hari ini ke pengadilan. Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kejagung terkait hal ini. Termasuk soal rencana penyerahan barang bukti dan tersangka.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja PBF di sukoharjo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…