Senin, 9 November 2009 17:45 WIB Internasional Share :

Polisi China buru 2 juta kondom palsu

Beijing–Aparat kepolisian China telah menutup sebuah pabrik yang memproduksi kondom-kondom palsu dan tidak steril. Polisi kini sedang memburu sekitar dua juta alat kontrasepsi tersebut yang terlanjur beredar di pasaran.

Kondom tersebut diproduksi di sebuah pabrik di Provinsi Hunan, China tengah. Diyakini kondom tersebut telah dijual di seluruh negeri itu dengan berbagai nama. Termasuk menggunakan nama-nama terkenal seperti Durex dan Jissbon.

Demikian seperti diberitakan media pemerintah China, China Youth Daily seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/11).

Kepolisian China telah menahan tersangka produsen, Li Anping. Pria itu diduga membeli kondom secara besar-besaran, kemudian menambahkan suatu pelumas dan langsung mengemasnya tanpa lebih dulu mensterilisasi produk tersebut.

Li diduga telah memproduksi hingga 2,16 juta kondom sebelum pabrik tersebut ditutup polisi.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…