Senin, 9 November 2009 12:55 WIB News Share :

KPK terus usut kasus SKRT

Jakarta–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus penyidikan pada kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT). Hari ini, penyidik direncanakan untuk memeriksa mantan anggota Dewan Yusuf Erwin Faishal.

“Dia diperiksa sebagai saksi untuk kasus SKRT,” kata Kabiro Humas KPK Johan Budi saat dihubungi, Senin (9/11).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Direktur Utama PT Masaro Radiokom Putranefo A Prayugo dan Kabiro Perencanaan dan Keuangan Setjen Dephut Wadjojo Siswanto sebagai tersangka. Status tersebut sudah disandang sejak bulan September 2009.

Dalam laporan yang disampaikan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III, Putra diduga terlibat dalam korupsi proyek SKRT untuk bagian Anggaran 69. Hal ini terjadi pada Sekretariat Jenderal Departemen Kehutanan RI tahun 2006.

Selain itu, KPK juga berencana untuk memeriksa Emir Moeis dan Sekjen DPR Nining Indra Saleh. Mereka berdua akan diperiksa terkait kasus korupsi pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…