Senin, 9 November 2009 15:55 WIB News Share :

Komisi III minta kasus Bibit-Chandra distop

Jakarta–Wakil Ketua Komisi III Azis Syamsudin meminta Kejaksaan Agung benar-benar menyiapkan bukti atas kasus Bibit dan Chandra. Jika memang dalam prosesnya Jaksa Agung tidak menemukan bukti yang kuat, maka kasus itu harus distop.

“Partai Golkar akan melihat kasus ini dari fakta yuridisnya. Paparan bahwa ada hal-hal yang dituduhkan harus dipastikan dulu. Jangan sampai kriminalisasi KPK hanya dilihat dari penyalahgunaan wewenangnya,” kata Azis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, SeninĀ  (9/11).

Menurutnya, Kejagung harus benar-benar menguji data-data yang diajukan dalam kasus Bibit dan Chandra. Apakah benar penangkapan Bibit dan Chandra karena keinginan KPK yang ingin mengusut kasus IT KPU dan Bank Century.

“Harus dikaji substansialnya. Mengapa KPK tiba-tiba ditangkapi setelah mau menyidik kasus IT KPU dan Bank Century. Kalau kita melihat fakta yuridisnya, kalau memang kuat, silakan jalan terus,” paparnya.

“Tetapi kalau seperti ini, dan tidak ditemukan fakta yudridis, maka Kejaksaaan sebaiknya mengeluarkan SKPP (Surat Perintah Penghentian Penuntutan) untuk menghentikan kasus ini,” tegasnya.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja CV SATRIA GRAHA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Generasi Y dalam Birokrasi

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Selasa (13/6/2017). Esai ini ditulis oleh Tiyas Nur Haryani, dosen di Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah tiyasnur@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Belum banyak tulisan dan penelitian…