Senin, 9 November 2009 23:16 WIB Solo Share :

KIS siapkan dukungan calon independen 4%


Solo (Espos)–
Pesta demokrasi pemilihan walikota dan wakil walikota Solo April 2010 bakal diramaikan dengan kehadiran calon independen. Sebuah wadah non partai yang menamakan diri Komunitas Independen Solo (KIS), resmi dideklarasikan Senin (9/11).

Komunitas yang mengaku tidak dipengaruhi oleh partai politik mana pun ini, telah menyiapkan dukungan 4% suara bagi calon independen. Namun sayangnya nama si calon masih dirahasiakan. “Nanti tunggu saja tanggal mainnya. Kami akan lakukan semacam deklarasi lagi,” ujar Gunawan.

Sekretaris KIS, Gunawan Kresno Darmojo, menjelaskan pembentukan komunitas ini berangkat dari Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang telah direvisi dengan Undang-undang No 12 Tahun 2008. Yaitu calon kepala daerah dari non partai atau calon independen.

Gunawan menegaskan KIS siap mendukung calon independen yang akan maju dalam Pilkada 2010. Dukungan itu diberikan dalam bentuk dukungan 4% suara kepada calon walikota dan wakil walikota. “Empat persen itu sendiri merupakan syarat minimal calon independen bisa maju dalam pencalonan walikota dan wakil walikota,” terang Gunawan di sela-sela acara deklarasi KIS di Elbas Resto, Senin (9/11).

Kantong suara terbesar yang disiapkan KIS, kata Gunawan, ada di wilayah Laweyan, yaitu sekitar 3%. Sedangkan sisanya, tersebar di berbagai wilayah kecamatan di Kota Solo. Dukungan 4% yang merupakan golongan masyarakat menengah ke bawah itu, sudah siap diberikan kepada siapa pun calon yang akan maju bersama KIS.

KIS sendiri bahkan disebut-sebut sudah mempunyai gambaran siapa calon yang akan didukung. Namun sayangnya, Gunawan belum bersedia menyebutkan nama si calon. Ia hanya memberi isyarat bahwa si calon itu berasal dari kalangan pengusaha kecil. “Gambaran calon sudah ada, namun kami masih menunggu calon-calon yang lainnya muncul dulu.”

iik

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…