Senin, 9 November 2009 14:18 WIB News Share :

kasus KPK, Hendarman ngotot berpedoman alat bukti

Jakarta–Ari Muladi menyangkal bertemu dengan Deputi Penindakan KPK, Ade Raharja. Namun bukti-bukti menyatakan kalau Ari Muladi justru pernah kontak komunikasi sebanyak 64 kali dan melakukan pertemuan di KPK 6 kali.

“Ari yang bilang tidak kenal dengan Ade, katanya baru sekali ke KPK. Tapi alat bukti ada 6 kali ke KPK, telepon 64 kali,” kata Jaksa Agung Hendarman Supandji dalam raker Komisi III DPR-Kejagung di Gedung DPR, Senayan, Senin (9/11).

Hendarman pun mempertanyakan pencabutan keterangan Ari di BAP pertama dan meralat kalau Ari menyerahkan uang Rp 3,75 miliar ke Yulianto. “Kenapa diserahkan ke Yulianto? Kalau dia katakan nggak kenal Ade, tapi alat bukti bilang begitu,” jelasnya.

Karena itu, Hendarman meminta para dewan ikut bersama-sama merumuskan keterangan Ari yang merupakan kunci kasus Bibit-Chandra. “Ini perlu dirumuskan bersama. Kalau mutlak memang belum terbukti,” ungkapnya.

dtc/isw

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…