Senin, 9 November 2009 17:40 WIB News Share :

Hendarman tolak mundur


Jakarta–
Sejumlah tokoh meminta Jaksa Agung Hendarman Supandji mundur karena dinilai gagal menjalankan tugas terkait kasus Bibit dan Chandra. Namun pria berkacamata itu menolak. Alasannya, dia bukanlah seorang pengecut.

“Saya bukan pengecut, harus menyelesaikan kasus ini hingga tuntas,” kata Hendarman dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11).

Sebelumnya, Ketua Komisi III Denny K Harman meminta tanggapan Hendarman soal tuntutan sejumlah tokoh nasional yang memintanya mundur. Hendarman disebut gagal karena Jampidum Abdul Hakim Ritonga dan mantan Jamintel Wisnu Subroto diduga terlibat kasus rekayasa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain bukan pengecut, Hendarman juga merasa sama sekali tidak terkait kasus itu. “Saya tidak melihat terlibat dalam masalah itu, kalau saya terlibat, secara jantan akan mengundurkan diri. Tidak usah diperintah, mundur saya,” tandasnya dengan nada tinggi.

Meski begitu, jika permintaan untuk mundur itu meluncur dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hendarman akan mematuhinya. Bagaimanapun, dirinya diangkat dan diberhentinkan oleh SBY selaku Presiden.

“Seandainya Presiden meminta saya untuk mundur, kapan pun saya siap,” ujarnya.

“Seandainya saya disuruh berhenti, saya bersyukur karena diberi waktu untuk istirahat. Kalau masih diminta untuk meneruskan, saya mohon kepada Tuhan supaya dilindungi untuk menyelesaikan tugas yang penuh tantangan, godaan, dan fitnah,” lanjut Hendarman.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja Kantor SD Aisyiyah Gemolong, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Masuk SMK Dapat BMW

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (10/6/2017). Esai ini karya Sriyanto Danoesiswoyo, guru di SMKN 3 Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah sriyanto_ds@yahoo.co.id Solopos.com, SOLO —┬áTahun pelajaran 2016/ 2017 segera berakhir dan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem…