Senin, 9 November 2009 22:48 WIB Boyolali Share :

Dukung Go Organik 2010, JPO targetkan rangkul semua kabupaten/kota di Jateng

Boyolali (Espos)–Jaringan Petani Organik (JPO) Provinsi Jateng mentargetkan bisa merangkul semua kabupaten/kota di provinsi tersebut. Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah Go Organik 2010.
Demikian disampaikan Ketua JPO Provinsi Jateng, Ir Agus Wiryatmo saat ditemui Espos pada sela-sela acara Pelatihan Ternak Kambing Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) Dadi Mulyo I dan II di Pusat Pelatihan, Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Subur Desa Kaligentong Kecamatan Ampel, Senin (9/11).

“Saat ini, sudah ada 16 kabupaten dan kota yang membentuk JPO. Target kami, sebanyak 35 kabupaten dan kota di Jateng bisa bergabung dengan JPO untuk mendukung program pemerintah Go Organik 2010,” terang Agus.

Agus mengaku memang agak sulit dalam mengajak petani untuk beralih ke organik. Untuk itu, kata dia, JPO berusaha menghimpun petani organik yang sudah ada. Ditambahkannya, selama ini dalam pemasaran beras organik yang dilakukan JPO berjalan lancar.

Secara umum, ucap Agus, pemasaran yang dilakukan JPO berpusat di Warung Ijo di Salatiga dan Pasar Tani Boyolali. Dijelaskan dia, bagi petani yang belum bisa memasarkan beras organik, JPO berusaha membantu menjualkan. Adapun harga beras organik curah atau yang belum dikemas yaitu Rp 8.000/kg.

sry

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…