Senin, 9 November 2009 18:23 WIB News Share :

Cesar
Jangan salahkan pemain

Bandung–Pelatih Timnas Indonesia U-19, Cesar Payovich bertanggung jawab atas kekalahan telak tim asuhannya atas Jepang 0-7 (0-3) pada babak penyisihan Piala Asia U-19 Grup F di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Senin.

“Kekalahan telak ini tanggung jawab saya, jangan salahkan pemain,” kata Cesar Payovich¬† terkait kekalahan timnya atas Jepang itu.

Dengan dua kekalahan yang dialami Timnas Indonesia, maka tertutup sudah peluang tim “Merah Putih” untuk melaju ke babak utama Piala Asia U-19.

Menurut Payovich, jika ada pihak yang mencerca timnya maka ia minta langsung dialamatkan kepada dirinya sebagai penanggung jawab timnas Indonesia.

Ia mengakui, kekalahan itu tidak lepas dari perbedaan usia antara Timnas Indonesia yang semuanya di bawah 17 tahun, sedangkan Timnas Jepang merupakan tim terbaik di U-19.

Selain itu, Payovich juga menyebutkan tidak menurunkan kapten tim dan striker andalannya Syamsir Alam yang mengalami cedera yang dideritanya pada pertandingan pertama lawan Singapura, Sabtu lalu.

Terkait pertandingan yang berat sebelah, Payovich mengaku Tim Jepang cukup tangguh dan kompak di semua lini. Meski melakukan rotasi pemain, namun tidak mempengaruhi kekuatan tim “Matahari Terbit” itu sepanjang pertandingan kedua mereka.

“Kami sudah menginstruksikan mewaspadai 10 menit awal di babak pertama dan kedua, namun ternyata Tim Jepang memang tampil sangat bagus,” kata Cesar.

Luar biasa

Sementara itu Pelatih Jepang, Nuno Koiichiro menyebutkan kemenangan telak itu merupakan sebuah keberuntungan yang luar biasa bagi timnya. Meski demikian ia mengaku kecewa karena masih banyak peluang-peluang yang semestinya menambah kemenangan Jepang.

“Verry good lucky….kemenangan telak ini sangat berarti bagi tim Jepang, namun kami tetap kecewa karena banyak peluang yang terbuang, semestinya kami menang lebih banyak gol lagi,” kata Kiichiro.

Kunci kemenangan telak timnya, Nuno Koiichiro menyebutkan terletak pada komunikasi dan koordinasi pemainnya yang bagus sepanjang pertandingan.

“Sebenarnya kami mengantisipasi perubahan permainan timnas Indonesia pada babak kedua, namun tak banyak perubahan,” kata Koiichiro.

Terkait peluangnya untuk mewakili Grup F, Nuno tak mau berkomentar banyak, yang jelas ia menyatakan fokus untuk pertandingan berikutnya lawan Hongkong, Kamis (12/11) mendatang.
Ant/tya

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Membumikan Politik Profetik

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id.¬† Solopos.com, SOLO–Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik…