BAPPENAS
RPJMN selesai awal Januari 2010

Jakarta–Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional juga Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 diharapkan selesai awal Januari 2010.

“Selaku pemerintah harus menyelesaikan dokumen RPJMN, insya-Allah awal Januari (2010) sudah selesai, karena itu yang menjadi induk pembangunan nasional,” katanya kepada wartawan di sela-sela rapat kerja penyusunan RPJMN di Jakarta, Senin.

Menteri mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengadakan rapat penyusunan RPJMN yang dihadiri semua kementerian/lembaga. Ia mengharapkan dari rapat penyusunan tersebut nantinya akan mendapatkan berbagai masukan baik dari kementerian/lembaga yang akan digunakan untuk menyusun RPJMN.

Menurut dia, setelah rancangan RPJMN dan rencana strategis kementerian lembaga selesai, pada minggu ketiga November ini akan diadakan pertemeuan tiga pihak, Bappenas, Departemen Keuangan dan Kementerian/Lembaga. Pertemuan tersebut untuk mempertajam RPJMN.

Ia menambahkan, RPJMN itu mengacu kepada visi misi Presiden yang telah ditetapkan. Sedangkan semua usulan dari pemangku kepentingan akan diseleraskan dengan visi misi tersebut. Menteri mengatakan, diharapkan sebelum musyawarah perencanaan pembangunan nasional (musrenbangnas) yang dihadiri oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan kepala daerah digelar pada pertengahan Desember 2009, RPJMN telah selesai.

Sehingga draft RPJMN tersebut, menurut dia, dapat disosialisasikan dalam musrenbangnas itu sehingga nantinya RPJMN tersebut dapat disingkronkan dengan pembangunan di daerah. “Dalam musrenbangnas nanti penjelasan draft RPJMN sudah ada, kita sinkronkan dengan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, selain menyusun RPJMN, pihaknya juga tengah menyusun terkait pertanggungjawaban kinerja. “Kami berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan juga Departemen Keuangan, bagaimana mengukur pertanggungjawaban kinerja. Nanti kami lihat kesesuaian dengan rencananya, di situ kelihatan keuangan, kinerja dan kesesuaian antara rencana dan kinerja,” katanya.

Sementara itu, dokumen RPJMN 2009-2014 akan disusun dalam tiga buku. Buku I memuat rencana aksi yang menjadi prioritas pembangunan 5 tahun ke depan, Buku II memuat kegiatan prioritas masing-masing bidang pembangunan, dan Buku III memuat arah pembangunan kewilayahan.

Secara garis besar, kerangka ekonomi makro periode 2010-2014 dapat digambarkan misalnya pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai rata-rata 6,3 hingga 6,8 persen per tahun dengan catatan bahwa pada 2013 mencapai 7 persen dan 2014 minimal 7 persen.

Dengan pertumbuhan itu, diharapkan pengangguran dapat ditekan hingga berkisar antara 5-6 persen pada 2014 dan angka kemiskinan berkisar 8-10 persen pada 2014. Sementara itu inflasi diharapkan rata-rata sekitar 4-6 persen per tahun.

ant/isw

Editor: | dalam: Ekonomi,News |
Iklan Cespleng
Menarik Juga ยป