Senin, 9 November 2009 23:14 WIB Karanganyar Share :

10 Tahun, penduduk di Karanganyar tumbuh 11%

Karanganyar (Espos)–Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Karanganyar dalam jangka waktu 10 tahun antara 1997 sampai 2007 mencapai hampir 11%. Jumlah penduduk setempat yang pada tahun 1997 sebanyak 767.221 jiwa, pada 2007 menjadi 851.366 jiwa.

Data yang dihimpun Espos di Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3A dan KB) Kabupaten Karanganyar menyebutkan, pertumbuhan penduduk setempat pada periode itu berkisar pada angka 1% per tahun. Laju tertinggi tercatat pada tahun 2002 sebesar 1,34%, sedangkan terendah di tahun 2006 dengan 0,75%.

Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana Badan P3A dan KB, Herry Pranoto, dalam penjelasannya menyebutkan laju pertambahan dan pertumbuhan penduduk di wilayah Kabupaten Karanganyar relatif linier sejak tahun 1980-an. Selama periode waktu sekitar 25 tahun terakhir, tercatat hanya sekali laju pertumbuhan menyentuh angka 2%, yaitu di 1982.

“Mengacu data BPS (Badan Pusat Statistik) di buku Karanganyar Dalam Angka 2008, laju pertumbuhan penduduk tahun 2007 sebesar 0,85%, sedangkan yang 2008 dan 2009 belum diketahui. Prosentase itu sedikit naik dibandingkan pertambahan tahun sebelumnya sebesar 0,75%,” ungkapnya, Senin (9/11).

Menurut pemaparan Herry, dari 17 wilayah kecamatan di Kabupaten Karanganyar, pada tahun 2007 Kecamatan Colomadu memiliki pertumbuhan tertinggi mencapai 2,02%, diikuti Gondangrejo dengan 1,53%, Kebakkramat 1,23%, dan Jumantono 1,2%. Kecamatan Jatipuro yang pada periode yang sama memiliki laju pertumbuhan sebesar 0.14% merupakan yang terendah.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sistem Informasi KB dan Pemberdayaan Perempuan, T Rohman, menyatakan secara riil pertambahan penduduk di Kabupaten Karanganyar berkisar antara 6.000 jiwa hingga di atas 10.000 jiwa/tahun. Laju pertumbuhan tertinggi adalah pada tahun 2002 ketika jumlah penduduk yang tersebar di 17 kecamatan bertambah 10.788 jiwa.

try

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Akuntabilitas Dana Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (9/8/2017). Esai ini karya Agus Riewanto, doktor Ilmu Hukum dan dosen di Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah agusriewanto@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam beberapa tahun belakangan ini…