Minggu, 8 November 2009 19:53 WIB News Share :

Tim 8
Yulianto sudah tak penting

Jakarta–Keberadaan Yulianto dalam kasus dugaan penyuapan terhadap Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto sangat misterius. Namun, Tim 8 merasa keberadaan Yulianto sudah tidak berarti lagi bagi kasus ini.

“Mau dia siluman, mau dia fatamorgana, mau dia tokoh rekaan itu sudah tidak penting,” ujar Ketua TimĀ  Adnan Buyung Nasution usai menggelar pertemuan dengan Antasari di Gedung Watimpres, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Minggu (8/11).

Nama Yulianto sendiri disebut-sebut oleh Ari Muladi sebagai orang yang menyerahkan sejumlah uang kepada oknum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hingga saat ini Tim 8 sendiri masih mengadakan rapat internal terkait dengan nama yang akan segera dipanggil oleh Tim 8. Sejumlah nama itu seperti Abdul Hakim Ritonga, Wisnu Subroto dan I Ktut Suhardisa.
Jarang pulang

Sementara itu, jejak Yulianto atau Julianto di Surabaya berhasil ditelusuri. Tetapi benarkah dia orang yang dimaksud Ari Muladi? Bagaimana kehidupan sehari-hari pria yang disebut-sebut sebagai aktor kasus suap terhadap Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto itu?

Berdasarkan nomor telepon rumah diperoleh alamat rumah atas nama Yulianto Limopranoto di perumahan Dharmahusada Permai, Mulyorejo, Surabaya, warga sekitar mengenal penghuninya sebagai orang yang jarang berada di rumah dan tertutup.

“Keluarga Pak Yulianto jarang berkomunikasi dengan kita. Istrinya juga tidak pernah ngobrol dengan tetangga,” kata Mustakim,52, anggota satuan keamanan perumahan Dharmahusada Permai, Minggu (8/11).

Mustakim mengaku mengenal Yulianto sejak dirinya mulai bertugas d Perumahan Dharmahusada Permai pada 1998 silam. Di sana Yulianto tinggal istri dan dua orang anak serta seorang adik iparnya.

Menurutnya keluarga tersebut jarang terlibat dalam kegiatan sosial bersama tetangga sekitar. Sehingga informasi semacam profesi atau mata pencaharian Yulianto juga tidak pernah diketahui.

“Saya tidak tahu dia kerja apa, katanya di luar pulau. Dia ada di rumah paling lama seminggu,” katanya.

Seingatnya pada sekitar tahun 2000, keluarga Yulianto pindah rumah. Sekali lagi Mustakim mengaku tidak mengetahui di mana tempat tinggal baru Yulianto.

“Orangnya memang tertutup Mas,” pungkas Mustakim.

Sejak kepindahan pada 9 tahun silam, kepemilikan rumah tersebut belum berpindah tangan kepada Kho Yohanes Kosuma. Penghuni baru mengakui transaksi pembelian rumah dilakukannya dengan wanita yang memperkenal diri sebagai Ny Yulianto.

Sejauh ini belum bisa dipastikan bagaimana ejaan tepat nama aktor yang keberadaanya diduga fiktif oleh Mabes Polri ini, apakah Yulianto atau Julianto. Di samping itu belum tentu benar bahwa dia aktor yang dimaksud Ari Muladi.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…