Minggu, 8 November 2009 20:09 WIB Hukum Share :

Pencuri mobil terus beraksi

Solo (Espos)–Hanya berselang tiga hari, aksi pencurian mobil kembali terjadi di Solo. Kali ini menimpa Sukiyo, 55, penduduk Norowangsan RT 01/RW VI Pajang, Laweyan, Minggu (8/11) pagi.

Sebuah mobil Isuzu Panther dengan nomor polisi (Nopol) AB 7948 CN yang diparkir di teras rumah raib dicuri sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian bermula saat korban tiba di rumah sekitar pukul 00.00 WIB. Setibanya di rumah, korban langsung memarkirkan mobilnya di teras rumah. Tidak lupa, korban juga telah mengunci pintu mobil. Dia langsung masuk ke dalam rumah untuk istirahat.

Sekitar pukul 05.00 WIB, korban bangun dan keluar rumah untuk mengecek keberadaan mobilnya. Namun, dia kaget karena mobilnya telah raib. Akibatnya korban mengalami kerugian hingga Rp 80 juta. Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto melalui Kasatreskrim Kompol Susilo Utomo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

“Semuanya masih kami lidik. Kami berupaya maksimal untuk itu,” ungkap Susilo saat dihubungi melalui Ponselnya, Minggu sore.
Sebelumnya, Kamis (5/11) lalu, sebuah mobil Kijang Innova milik Agus Maulana, 46, penduduk Jl Plered Raya No 15 RT 08/RW IX Sumber, Banjarsari raib dicuri.

Pencuri bahkan nekat merusak gembok dan rantai pintu gerbang rumah korban untuk melancarkan aksinya. Mobil Kijang Innova dengan nomor polisi (Nopol) AD 9218 CU itu diparkir di garasi rumah sejak Rabu (4/11) sore.

Korban yang baru tiba di rumah sekitar pukul 17.00 WIB langsung memasukkan mobil tersebut ke dalam garasi. Setelah memasukkan mobil, tidak lupa korban mengunci gerbang rumah dengan menggunakan rantai dan gembok.

Hingga malam hari tidak ada kejadian yang mencurigakan. Pukul 03.00 WIB, korban terjaga dan keluar menuju garasi. Saat itu, garasinya telah kosong dan mobilnya raib. Bahkan, pintu gerbang rumah telah dalam kondisi terbuka. Susilo mengimbau, masyarakat juga harus waspada. Untuk mobil, lanjut dia, idealnya diparkir di dalam garasi. “Perlu ada peran masyarakat, paling tidak dimasukkan ke dalam garasi,” kata Susilo.
dni

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Krisis Kepribadian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (19/7/2017). Esai ini karya Indra Tranggono, pengamat budaya yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah indra.tranggono23@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Manusia harus menjadi majikan (penguasa) atas hawa nafsunya. Artinya ia berdaulat…