Sabtu, 7 November 2009 19:46 WIB Ekonomi,News Share :

Pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2014 diprediksi capai 8%


Bogor–
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2014 bisa mencapai 8%. Hal ini disampaikan Armida dalam temu media 2009 di Puncak, Bogor, Jumat (6/11) malam.

Armida menyatakan, dengan keadaan perekonomian Indonesia yang membaik, pertumbuhan ekonomi pada 2010 bisa mencapai 5,5-5,6%. Pada 2011, pertumbuhan ekonomi bisa mulai diakselerasi sehingga pada 2014 bisa mencapai 8%.

“Maka 2011 bisa akselerasi jadi lebih cepat dari tren normalnya, sehingga 2014 bisa 8%, tapi kalau biasa-biasa saja bisa lah 7%,” ujar Armida.

Namun, tambah Armida, pencapaian tersebut harus ditunjang dengan faktor eksternal yang tidak bisa diatur oleh pemerintah, seperti harga minyak dan krisis ekonomi global.

“Skenario minimal 7% tentu dengan catatan tidak ada shock external tiba-tiba harga minyak naik lalu ada krisis keuangan global. Kalau ada seperti itu, itu di luar kemampuan kita,” ungkap Armida.

Selain itu, tambah Armida, faktor internal juga tetap harus diperhatikan. Tidak hanya pemangkasan debottlenecking, tetapi juga investasi. Sebab, papar Armida, untuk menjaga perekonomian dibutuhkan investasi dari pemerintah dan pihak swasta karena APBN hanya mampu memberikan 15% untuk investasi pembangunan di Indonesia.

“Kalau bisa menjaga perekonomian seperti itu, tidak cukup debottlenecking tapi investasi lagi. APBN kan terbatas, kami di Bappenas cuma bisa berikan 15% dari APBN untuk investasi. Mungkin lebih rendah. Oleh karena itu, swasta termasuk investasi asing perlu ditingkatkan,” tukas Armida.

Armida juga memaparkan Bappenas mencoba mencari terebosan-terobosan untuk mendapatkan sumber pendanaan baru di negara-negara potensial seperti Timur Tengah, Korea, Eropa Timur, India dan sebagainya.

dtc/isw

SMK MUHAMMADIYAH 04 BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…