Sabtu, 7 November 2009 20:40 WIB News Share :

Film EPL lahirkan julukan Pulau Cinta

Denpasar–Proses pengambilan gambar film Eat, Pray, Love (EPL) yang dibintangi Julia Roberts, mampu melahirkan julukan baru bagi Bali, yakni sebagai pulau cinta.

“Ini harus kita syukuri, karena kehadiran bintang film Hollywood tersebut mampu melahirkan julukan baru ‘Island of Love’ bagi Bali, yang tentunya akan mendukung promosi pariwisata kita,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar, Sabtu (7/11).

Ia mengungkapkan hal itu saat berbicara di luar naskah pidato pada pembukaan Konferensi Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali yang dihadiri Ketua Umum PWI H Margiono, Ketua Dewan Kehormatan PWI Tarman Azzam dan undangan lainnya.

“Island of Love” disebut sebagai julukan baru sehubungan Bali sebelumnya telah cukup banyak menyandang predikat antara lain Pulau Dewata, Pulau Khayangan, dan Pulau Seribu Pura.

Dalam pidato pada acara yang akhirnya secara aklamasi memilih Bagus Ngurah Rai dari RRI Denpasar menjadi Ketua PWI Cabang Bali periode 2009-2014 itu, Mangku Pastika semula berbicara mengenai pentingnya mewujudkan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera (Mandara).

Untuk mewujudkan hal tersebut, katanya, maka munculnya julukan baru bagi Bali yang sesungguhnya telah sejak lama memiliki sederet nama sebutan. Dengan julukan baru, tentu akan mampu memberikan dukungan yang signifikan.

“Julukan baru sebagai ‘Pulau Cinta’, akan langsung memberikan kesan kepada siapapun bahwa Bali ini damai, aman. Ya yang sifatnya cinta-cintaan, kesenangan,” ucap Mangku Pastika, disambut tawa hadirin.

Ia pun menguraikan perjalanan pembuatan film tersebut, bahwa untuk “eat” atau yang berkaitan dengan pesta-pesta/makan sudah dilakukan di New York dan Italia. “Pray” atau yang berkaitan dengan doa, dilakukan di India, dan “love”-nya di Bali.

Gubernur Pastika berharap dukungan tak sengaja yang muncul dari proses pengambilan gambar film “EPL” tersebut akan mendorong partisipasi masyarakat luas dari berbagai kalangan untuk turut mewujudkan Bali Mandara.

Proses pengambilan gambar film “EPL” di Bali yang berlangsung  sebulan lebih dan baru diperkirakan berakhir pada 15 November 2009, telah berlangsung di beberapa lokasi seperti Pasar Seni Ubud, Padang Padang, Ungasan, Pelabuhan Benoa.

Film tersebut dilaporkan akan segera memasuki babak baru dengan ditemukannya figur yang cocok untuk berperan sebagai dukun Ketut Liyer, warga Banjar Pangosekan, Ubud, Kabupaten Gianyar.

Pemeran dukun tersebut bernama Hadi Subiyanto, pegawai Hotel Darmawangsa, Jakarta, dijadwalkan mengikuti pengambilan gambar di rumah Ketut Liyer di Banjar Pangosekan, Senin, 9 November 2009, dan diperkirakan memakan waktu sampai lima hari.

ant/isw

lowongan kerja
lowongan kerja KLINIK PRATAMA WHITE ROSE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…