Jumat, 6 November 2009 19:25 WIB Haji,Boyolali Share :

Pendaftaran haji hingga tahun 2011 penuh

Boyolali (Espos)–Minat umat Islam untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan jumlah Calhaj Jawa Tengah yang mendaftar hingga Jumat (6/11) pukul 12.00 WIB sudah mencapai 76.698 orang.

Dengan jumlah tersebut, maka otomatis sebagian besar Calhaj harus rela mengantre hingga tahun 2012 mendatang mengingat quota Calhaj Jateng setiap musim haji maksimal adalah 29.567 orang. Dari catatan yang telah masuk ke data sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat), jumlah Calhaj yang sudah masuk dan mendaftar hinga tahun 2012 sudah mencapai 17.564 orang.

“Jumlah tersebut setiap hari akan terus bertambah karena pendaftaran haji saat ini dilaksanakan secara online,” jelas Sekretaris PPIH Embarkasi Solo H Abdul Choliq MT kepada wartawan, Jumat (6/11).

Choliq menjelaskan, selama ini proses pendaftaran Calhaj di Provinsi Jateng masih menggunakan kuota provinsi. Sehingga, jumlah Calhaj dari setiap kabupaten/ kota yang akan diberangkatkan setiap tahunnya tergantung dari nomor urut porsi. Nomor urut tersebut dimasukkan saat mendaftar pada bank-bank penerima setoran haji dengan mematok biaya awal sebanyak Rp 20 juta.

Pantauaun Siskohat, Jum’at (6/11), pendaftar yang masuk daftar tunggu dari Kota Semarang menempati ranking pertama sebanyak 5.540 orang. Disusul Kabupaten Demak yang mencapai 3.862 orang, Kabupaten Jepara sebanyak 3.435 orang, Kabupaten Kudus sebanyak 3.302 orang, Kabupaten Pati sebanyak 3.301 orang, Kabupaten Magelang sebanyak 3.181 orang, dan yang paling sedikit adalah Kota Magelang yang hanya 550 orang.

asa

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…