Jumat, 6 November 2009 21:30 WIB Solo Share :

KPPS jaring 28 calon walikota/wakil walikota

Solo (Espos)–Sejumlah partai politik (Parpol) yang tergabung dalam Koalisi Partai Politik Surakarta (KPPS) makin memantapkan diri seiring makin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2010.

KPPS yang sebelumnya beranggotakan 21 partai, kini bertambah tiga partai, menjadi 24 partai politik. Ketua Koordinator KPPS, Abdullah AA mengatakan ketiga partai yang baru bergabung itu adalah Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Pemuda Indonesia (PPI) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Masuknya tiga partai tersebut menambah persentase akumulasi perolehan suara dari semula 16,74%, kini menjadi 18,68%.
KPPS juga memantapkan posisinya sebagai koalisi dengan telah menjaring 28 nama calon walikota dan wakil walikota. Ke-28 nama tersebut merupakan aspirasi dari partai-partai yang tergabung dalam KPPS.

“Dari hasil pertemuan partai, telah muncul 28 nama calon walikota dan wakil walikota yang merupakan aspirasi masyarakat Solo. Dan tentu saja nama Joko Widodo atau incumbent masuk dalam usulan. Nama-nama yang muncul itu merupakan usulan dari masyarakat. Kami hanya menampung aspirasi mereka untuk kemudian kami tindaklanjuti,” terang Abdullah, ketika ditemui wartawan di ruang Fraksi Nurani Indonesia Raya DPRD Solo, Jumat (6/11).

Ia menjelaskan nama calon-calon itu mencakup semua kalangan, mulai dari politisi, akademisi, pengusaha maupun tokoh masyarakat. Dan nama-nama yang muncul itu, menurut Abdullah, sudah cukup dikenal masyarakat Solo selama ini. KPPS juga telah mempersiapkan langkah selanjutnya, dengan membentuk tim lobi.

 

iik

Lowongan Pekerjaan
PT. Hutama Karya (Persero), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…