Kamis, 5 November 2009 23:22 WIB Solo Share :

Warga Kampung Gurawan protes pembangunan tower


Solo (Espos)–
Warga Kampung Gurawan RT 2/RW VII Pasar Kliwon, Pasar Kliwon, Solo, memprotes minimnya konstribusi materi operator penyedia layanan seluler Axis dan 3, bagi mereka.

Padahal, sejak beberapa tahun terakhir kedua operator tersebut telah mendirikan tower sinyal di wilayah itu. Keterangan itu disampaikan Ketua RT 2/RW VII Pasar Kliwon, Heru Wibowo, 39, saat ditemui <I>Espos<I> di kediamannya, Rabu (4/11).

“Padahal dulu ada kesepakatan lisan dengan Axis bahwa akan ada konstribusi Rp 100.000 per bulan kepada warga. Tapi sampai saat ini tidak ada realisasi. Begitu juga saat kami minta konstribusi dalam kegiatan-kegiatan tertentu seperti HUT RI, tidak pernah dipenuhi. Sikap demikian dilakukan oleh operator Axis juga 3,” ujarnya.

Dia menambahkan, tower Axis dibangun sejak tahun 2007 dan tower 3 tahun 2005. Heru mengaku telah berulangkali mengajukan permohonan bantuan dana untuk biaya kegiatan warga. Laki-laki yang juga Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Pasar Kliwon itu juga telah beberapa kali mempertanyakan realisasi konstribusi dana bulanan dimaksud.

Heru menerangkan, selama ini kontak dengan dua operator layanan seluler dilakukan melalui Taha Hasan Assegaf, pemilik lahan yang digunakan untuk pembangunan tower. Lebih lanjut Heru mengancam akan menolak perpanjangan izin keberadaan tower dua milik operator layanan seluler tersebut. Seingat dia, izin keberadaan tower akan berakhir tahun 2012 dan 3 berakhir 2010.

kur

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…