Kamis, 5 November 2009 12:24 WIB News Share :

Soal kasus DGS BI, KPK siap periksa Tjahjo Kumolo

Jakarta–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI). KPK kembali akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah tokoh, salah satunya Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo.

“Beliau (Tjahjo) akan diperiksa sebagai saksi bagi 4 tersangka,” kata juru bicara KPK, Johan Budi, di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Kamis (5/11).

Johan menambahkan, pemeriksaan terhadap mantan anggota Komisi XI DPR ini dilakukan pukul 11.00 WIB. Selain Tjahjo, KPK juga akan memeriksa mantan anggota Komisi IX DPR, yakni Darsup Yusuf, Hamka Yandhu, dan Daniel Tanjung.

Kasus ini berawal dari adanya pengakuan mantan anggota DPR Agus Condro. Politisi PDIP ini mengaku telah menerima duit dalam bentuk traveller’s cheque senilai Rp 500 juta terkait pemilihan DGS BI pda tahun 2004 yang dimenangkan Miranda S Goeltom.

Agus juga mengatakan, beberapa anggota DPR juga menerima hal yang sama setelah Miranda terpilih menjadi DGS. Dalam kasus ini KPK telah menetapkan 4 tersangka. Mereka adalah Dudhie Makmun Murod (PDIP), Hamka Yandhu (Golkar), Endin AJ Soefihara (PPP), dan Udju Djuhaeri (Fraksi TNI/Polri).

dtc/isw

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…