Kamis, 5 November 2009 20:53 WIB Ekonomi Share :

Ringtone rekaman Anggodo laris

Solo (Espos)–Di pusat perbelanjaan ponsel dan aplikasi ponsel Matahari Singosaren, ringtone yang memperdengarkan rekaman perbincangan Anggodo Widjojo, salah satu orang yang diduga terlibat dalam polemik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) vs Polri, marak diperjualbelikan.

Seperti diketahui, saat ini media di Tanah Air tengah gencar menyoroti perseteruan antara KPK dengan Polri. Dan munculnya rekaman yang diduga kuat menjadi bukti terjadinya kriminalisasi terhadap KPK pun menjadi sorotan banyak kalangan. Tidak mau kalah, sejumlah orang pun memanfaatkan rekaman-rekaman yang juga mulai beredar di internet ini menjadi uang. Termasuk, menjualnya sebagai ringtone.

Salah satu penjaga counter ponsel seluler Fausta, Sidik, mengatakan sehari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memperdengarkan rekaman Anggodo Widjojo, banyak pengunjung yang menanyakan rekaman itu.

“Saya sendiri bisa mendapatkan suara tersebut dari internet. Dan saya jual sebagai ringtone dengan harga Rp 10.000. Dengan harga ini, konsumen juga saya beri bonus ringtone lagu-lagu lain,” tutur Sidik, saat ditemui wartawan di counter-nya, Kamis (5/11).

Suara dalam bentuk mp3 yang berdurasi 5 menit 44 detik tersebut, merupakan perbincangan antara Anggodo Widjojo dengan Mantan Jamintel, Wisnu Subroto . “Yang beredar di Singosaren baru rekaman perbincangan Anggodo dengan Wisnu Subroto. Kalau dengan yang lainnya, saya belum mendapatkan.”

Sidik mengatakan, Rabu (5/11),  sudah ada sembilan konsumen yang membeli ringtonetersebut. “Hari ini baru satu jam buka sudah ada tiga orang yang beli.”

Senada disampaikan penjaga counter E-Touch, Doni. Ditempatnya, ia sudah menyimpan rekaman Anggodo dengan Wisnu Subroto. “Kalau di counter saya, ringtone itu belum saya komersilkan. Hanya, kalau beli ponsel di sini atau servis ponsel di tempat saya, maka akan saya beri bonus ringtone tersebut.”

 

haw

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…