Kamis, 5 November 2009 10:15 WIB Ekonomi,Internasional Share :

Harga minyak mentah dunia tembus US$ 80 per barel

New York–Harga minyak mentah dunia kembali melonjak menembus level US$ 80 per barel, dipicu turunnya cadangan minyak mentah AS.

Hingga Rabu (4/11), kontrak utama minyak light sweet pengiriman Desember sempat melonjak hingga US$ 81,06 per barel sebelum akhirnya ditutup naik 80 sen menjadi US$ 80,40 per barel.

Sementara minyak Brent North Sea pengiriman Desember naik 78 sen menjadi US$ 78,89 per barel. Departemen Energi AS melaporkan cadangan minyak mentah AS turun 4 juta barel pada pekan yang berakhir 30 Oktober.

Data ini mengejutkan analis yang memperkirakan ada kenaikan cadangan. Analis menyatakan data cadangan itu merupakan kejutan besar kepada pasar. Digabungkan dengan melemahnya dolar, maka harga minyak langsung mendapatkan dorongan untuk naik.

Menurut Andy Lipow, analis dari Lipow Oil Associates, keputusan Bank Sentral AS untuk mempertahankan suku bunga rendahnya turut memberikan dorongan kenaikan harga minyak.

“Menebal atau memudarnya sentimen yang fokus pada pemulihan ekonomi kembali mendominasi keputusan perdagangan hari ini. Apakah ada pemulihan berjalan? Apakah pemulihan berkesinambungan? Apakah konsumen akan membuka dompetnya lagi,” ujarnya seperti dikutip dari AFP, Kamis (5/11).

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja Kantor SD Aisyiyah Gemolong, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Tokoh Zaman yang Langka

Gagasan ini dimuat Harian Solopos Kamis (8/6/2017), ditulis A. Windarto, peneliti di Lembaga Studi Realino Sanata Dharma Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Esai Albertus Rusputranto P.A. berjudul Bung Karno, Lenso, Cha-Cha (Solopos, 2/6/2017) memperlihatkan betapa legendarisnya Presiden pertama Republik Indonesia itu. Pasukan pengawal…