Kamis, 5 November 2009 16:38 WIB Klaten Share :

Rehab gedung belum kelar, ratusan murid SDN 3 Tanjung belajar di rumah warga

Klaten (Espos)--Sebanyak 116 siswa siswi SDN 3 Tanjung yang berada di Desa Tanjung Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten tak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa pasrah dan berkeluh kesah.

Sudah sekitar tujuh bulan, pelajar kelas I sampai VI sekolah tersebut bersama guru mau tidak mau melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga yang ada di kompleks SDN 3 Tanjung. Ada tiga rumah penduduk setempat yang dipakai untuk proses KBM. Tempat parkir sepeda dan kendaraan guru berada di pekarangan warga.

Di masing-masing rumah itu ditempati dua kelas dengan pembagian kelas I berdampingan dengan kelas V, kelas II bersebelahan dengan kelas VI dan kelas III dengan kelas IV. Sekat antara kelas yang satu dengan kelas lainnya hanya menggunakan triplek atau kain korden sehingga suara guru yang satu dengan guru lainnya bisa terdengar oleh semua siswa di satu area itu.

Di antara ruang kelas sementara dari kelas I sampai kelas VI yang terlihat paling sumpek adalah di ruangan kelas VI. Sebanyak 16 siswa menempati ruangan berukuran sekitar 3 meter x 2 meter. Meja guru dan murid tidak ada jarak serta terlihat sempit sekali. Jika guru kelas VI, Sediyarno SPd menghapus papan tulis, bledug kapur beterbangan dan membuat suasana makin tak nyaman. Beberapa anak ada yang sibuk mengkipas-kipaskan buku karena kepanasan.

Sediyarno mengaku bangunan sekolah yang belum selesai jelas-jelas mengganggu KBM. Dia menuturkan, pada musim kemarau ini KBM kurang lancar.

“Anak-anak semuanya sambat sumuk (gerah-red). Sampai sekarang KBM kurang lancar, belum lagi nanti kalau sudah musim hujan,” kata Sediyarno.

Terpisah, Kepala Sekolah SDN 3 Tanjung, Teguh Haryanto mengatakan, tidak hanya murid-murid yang berkeluh kesah tentang KBM. Sebab, Teguh melihat guru-guru pun banyak yang sambat karena KBM kurang berjalan lancar.


nad

lowongan kerja
lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…