Rabu, 4 November 2009 18:30 WIB Boyolali Share :

Warga Canden tenggelam di saluran irigasi

Boyolali (Espos)–Agus Dwi Saputro, 7, warga Dukuh Kiringan, RT 01/RW I, Desa Canden, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Selasa (3/11) petang, ditemukan dalam keadaan tewas di pintu air saluran irigasi yang berlokasi di dukuh setempat.

Menurut informasi yang dihimpun Espos, Rabu (4/11), sebelum ditemukan, bocah tersebut dimungkinkan bermain di pintu air saluran irigasi dan jatuh ke dalam saluran. Kondisi arus air saat itu sangat deras, sehingga korban akhirnya tenggelam. Jenazah korban ditemukan kali pertama oleh warga setempat, Slamet Kromo Pawiro, 60.

Saksi sempat mengira tubuh korban yang terapung di saluran irigasi tersebut adalah sebuah boneka. Namun setelah didekati, baru diketahui bahwa itu adalah tubuh manusia. Warga setempat segera menolong korban, namun sayang saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Oleh keluarganya, korban sempat dilarikan ke RS Umum Banyudono namun sayang jiwanya tidak sempat terselamatkan,” ujar Camat Sambi, Harsito kepada wartawan di Boyolali.

sry

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…