Rabu, 4 November 2009 18:56 WIB Haji Share :

Satu Calhaj meninggal di Mekkah

Boyolali (Espos)–Salah satu jemaah calon haji (Calhaj) Kloter 3 asal Warungasem, Batang, Wudai, 76, meninggal dunia di Mekkah, Selasa (3/11) sebelum tiba waktunya tanggal 8 Dzulhijjah. Jenazah dimakamkan di Ma’la Mekkah hari itu juga.

Menurut keterangan yang diterima Humas Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Donohudan, Zainal Abidin, meninggalnya Wudai lantaran disebabkan penyakit jantung yang menyerangnya setiba di Tanah Suci Mekah. “Saat mau pemberangkatan, Wudai dinyatakan sehat dan langsung diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah, Jumat  (23/10). Namun, setelah tiba di Mekah ternyata dia terkena serangan jantung,” ujar Zainal kepada Espos, Rabu (4/11).

Zainal tiba di Asrama Haji Donohudan (AHD) pada Kamis (22/10). Keesokanya, Wudai langsung ikut diberangkatkan ke Mekah setelah pemeriksaan kesehatannya saat itu menyatakan sehat.

“Ya, semua tentu berharap setelah Wudai tak ada lagi jemaah yang meninggal dan semua bisa pulang dengan selamat,” tambahnya.

Menurut Zainal, kondisi jemaah Calhaj yang dinyatakan sakit sebelum diberangkatkan ke Mekah hingga saat ini jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Dia menyebutkan, hingga Kloter 38 yang masuk ke AHD, sudah ada 136 Calhaj yang ditunda keberangkatannya karena sakit.

 

asa

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…