Rabu, 4 November 2009 19:09 WIB Karanganyar Share :

Patah hati, pemuda nekat gantung diri


Karanganyar (Espos)–
Gara-gara patah hati karena diputuskan pacarnya, Arif Atmoko, 21, pemuda asal Gawanan Timur RT 02/RW VII, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (4/11).

Kejadian itu kali pertama diketahui oleh ayah korban, Tri Waluyo, 58, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, saksi mendapati korban sudah tergantung di salah satu dahan pohon mangga yang berada di samping rumah. Seketika itu saksi berteriak minta pertolongan kepada tetangga sekitar.

Sementara, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Colomadu serta Posko Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Karanganyar sekitar pukul 05.30 WIB. Selang sejam kemudian korban dapat dievakuasi.

Menurut keterangan saksi, korban nekat gantung diri karena diduga pada malam hari sebelum kejadaian korban mendapatkan SMS dari pacarnya yang isinya memutuskan hubungan cinta antara mereka kedua.

Kapolsek Colomadu AKP Didik Nur Tjahyo membenarkan kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban serta olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan.

dsp

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…