Rabu, 4 November 2009 13:23 WIB News Share :

MPR minta Kapolri keluarkan SP3 kasus Bibit-Chandra

Jakarta–Kalangan anggota MPR mendesak Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) segera mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) bagi kasus Bibit-Chandra.

Hal ini mengingat setelah ditangguhkan penahanannya, Bibit dan Chandra masih harus melakukan wajib lapor. “Hal mendesak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi adalah secepatnya menghentikan penyidikan Bibit dan Chandra,” kata Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifudin, Rabu (4/11).

Menurut politisi PPP ini, pengungkapan isi rekaman di MK telah membuktikan penahanan Bibit dan Chandra merupakan bagian dari skenario konspiratif yang melecehkan upaya penegakan hukum.

Karena itu, Kapolri harus segera mengambil langkah-langkah kongkret yang mampu mencegah kian terpuruknya citra Polri di masyarakat akibat ulah oknumnya.

“Polri harus mengusut tuntas keterlibatan aparat dalam konspirasi yang amat merusak ini,” pungkasnya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Universitas Prasetiya Mulya Tawarkan Program Pendidikan Ini ke Semarang

Universitas Prasetiya Mulya menawarkan program pendidikan yang sarat dengan entreprenurship atau kewirausahaan kepada warga Semarang. Solopos.com, SEMARANG — Universitas Prasetiya Mulya, Senin (16/10/2017), menggelar media launcheon di Kota Semarang, Jawa Tengah. Program pendidikan yang pekat dengan entreprenurship atau kewirausahaan pun…