Selasa, 3 November 2009 20:18 WIB Sport Share :

Serena catat rekor penghasilan tertinggi

Singapura (Espos)–Petenis putri rangking satu dunia, Serena Williams mencatatkan rekor penghasilan tertinggi dari hadiah uang kemenangan sepanjang mengikuti turnamen selama musim ini.

Menurut Women’s Tennis Association (WTA), Selasa (3/11), Williams meraup penghasilan dari hadiah turnamen selama turun di nomor tunggal pada musim ini senilai US$ 6.545.586 atau senilai Rp 62,3 miliar. Dengan tambahan penghasilan hadiah itu, berarti peraih 11 titel juara grand slam tersebut telah meraup penghasilan sekitar US$ 30 juta atau senilai Rp 285,7 miliar sepanjang karier tenis profesionalnya.

“Sungguh luar biasa tenis putri berkembang begitu cepat dalam beberapa tahun terakhir dan berbagai turnamen menaikkan hadiah uang secara signifikan,” ujar Williams.

“Kami sangat beruntung mendapatkan sebuah kesempatan untuk menjadi sangat dihargai karena melakukan sesuatu yang sangat kami sukai,” imbuh petenis Amerika Serikat yang menjuarai turnamen WTA Championships di Doha pada akhir pekan lalu dengan mengalahkan kakaknya, Venus Williams di partai puncak.
Pada musim ini, Williams melewati rekor penghasilan hadiah uang yang sebelumnya dicetak oleh petenis Belgia, Justine Henin pada tahun 2007 yang membukukan penghasilan senilai US$ 5.429.586 atau senilai Rp 51,7 miliar.

Awal tahun ini, Williams juga melewati rekor Lindsay Davenport sebagai pemegang rekor penghasil hadiah uang tertinggi sepanjang kariernya mengikuti berbagai turnamen. Petenis berusia 28 tahun ini menjadi atlet professional putri pertama yang meraup penghasilan hadiah uang pertandingan lebih dari US$ 23 juta (Rp 219,04 miliar) di nomor tunggal professional.

anh/Rtr

lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…