Selasa, 3 November 2009 18:13 WIB News Share :

Renovasi pagar Istana Presiden dan Wapres dianggarkan Rp 22,581 M

Jakarta–Pemerintah mengajukan anggaran sebesar Rp 22,581 miliar untuk keperluan renovasi pagar halaman dan sistem keamanan di Istana Presiden dan Wakil Presiden.

Anggaran tersebut diajukan dalam rapat bersama pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, sore ini (3/11).

“Kami mengajukan dana untuk keperluan mendesak, diantaranya permintaan penyediaan dana untuk keperluan renovasi pagar halaman dan security system di Istana Presiden dan Wapres. Ini anggarannya ada di Sesneg,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat Banggar DPR RI.

Menurut Sri Mulyani, anggaran perbaikan pagar tersebut diajukan berdasarkan rekomendasi dari Kapolri Bambang Hendarso Danuri saat menangkap teroris Noordin M Top, beberapa waktu lalu.

Usai kasus Noordin M Top, beberapa waktu lalu, Kapolri lantas merekomendasikan untuk perbaikan pagar dan sistem keamanan di lingkungan Istana Negara.

“Nampaknya target teroris tidak hanya tempat umum yang banyak warga asingnya. Namun juga pemerintah, dan disebut-sebut juga Istana Negara,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menjelaskan keadaan pagar Istana Negara dan Istana Wapres dianggap sudah tidak memadai lagi.

“Kemudian Sesneg, Kapolri dan BIN melakukan kalkulasi dan menyampaikan ke Menkeu untuk memperbaiki security system,” ungkapnya.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…