Selasa, 3 November 2009 12:17 WIB News Share :

Presiden siapkan jalur hukum atas pencatutan namanya

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan akan memberikan tindakan hukum karena pencatutan namanya dalam kasus rekaman dugaan kriminalisasi pimpinan KPK.

SBY menaku merasa sangat tidak nyaman dengan pencatutan namanya dalam kasus tersebut. Langkah menempuh jalur hukum dilakukan sebagai bentuk keseriusannya atas pencemaran nama baik kepala negara dan pemerintahan.

“Tentu saja akan ada tindakan hukum. Sebab pencemaran nama baik Presiden adalah suatu hal yang serius,” kata juru bicara kepresidenan Dino Patti Djalal kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/11).

Dino menegaskan bahwa SBY sangat berkomitmen dengan pembongkaran kasus ini. Karena itu SBY menyambut baik upaya pembukaan masalah ini dengan sebaik-baiknya.

“Presiden sedari awal sambut baik langkah ke MK itu. Sebab ini memang harus diusut tuntas sehingga bisa diketahui siapa yang mencatut. Beliau mau kasusnya itu diusut tuntas dan bisa dijelaskan kenapa sedemikian mudah catut nama presiden,” papar Dino.

Saat disingung soal penyebutan istilah cicak dan buaya, Dino mengaku Presiden SBY sangat kecewa dan terganggu. SBY berharap semua lembaga tinggi negara menjaga marwah dan harga diri masing-masing lembaga.

“Presiden memang kecewa dan terganggu dengan istilah cicak vs buaya. Beliau mau semua lembaga negara saling menjaga wibawa dan hubungan baik dengan lembaga lain. Terus berkerja sambil menjaga hubungan profesional,” paparnya.

dtc/isw

lowongan kerja
lowongan kerja CREATIVE DESAIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Generasi Y dalam Birokrasi

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Selasa (13/6/2017). Esai ini ditulis oleh Tiyas Nur Haryani, dosen di Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah tiyasnur@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Belum banyak tulisan dan penelitian…