Selasa, 3 November 2009 17:02 WIB News Share :

Presiden perintahkan Menko Polhukam dan Kapolri beri pengamanan Chandra-Bibit


Jakarta–
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mulai turun tangan memerintahkan agar Menko Polhukam Marsekal (Purn) Djoko Suyanto dan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) menjaga keamanan Chandra maupun Bibit Samad Rianto.

Hal ini menyusul wakil Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah terancam dihabisi di tahanan.

“Saya mendengar Presiden meminta kepada Menko Polhukam agar berkoordinasi dengan Kapolri untuk menjaga keamanan Pak Bibit dan Pak Chandra,” kata Sekretaris TPF yang juga staf ahli Presiden SBY bidang hukum Denny Indrayana usai mendengarkan rekaman KPK di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/11).

Menurut Denny, hal itu merupakan perintah langsung dari Presiden SBY agar tidak terjadi sesuatu. Dalam rekaman yang diputar di MK, disebutkan Chandra M Hamzah akan dihabisi jika telah dimasukkan ke dalam tahanan. Kuasa hukum Chandra pun meminta agar Chandra ditempatkan pada tempat perlindungan khusus atau pun dibebaskan.

dtc/isw

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…