Selasa, 3 November 2009 20:31 WIB Solo Share :

Pembangunan fisik harus selesai awal Desember

Solo (Espos)–Seluruh proyek pembangunan fisik diminta selesai pada awal Desember. Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo, Ponco Wibowo mengatakan akan segera meminta laporan dari masing-masing satuan atau unit kerja, terkait dengan proses pengerjaan pembangunan fisik.

“Soal pembangunan fisik di Kota Solo, tentu akan kami evaluasi terus menerus. Yaitu sudah sampai seberapa jauh persentase pengerjaannya atau penyelesaiannya. Dan akhir bulan ini, saya akan meminta laporan dari masing-masing satuan kerja untuk melaporkan sampai seberapa jauh proses pengerjaan pembangunan fisik yang mereka laksanakan,” terang Ponco, ketika ditemui Espos, di Gedung DPRD Solo, Selasa (3/11).

Proyek pembangunan fisik harus segera diselesaikan pada awal bulan depan, lantaran pada 25 Desember semua proyek fisik harus selesai dan diserahkan surat pertanggungjawabannya (SPj). Ponco menegaskan pada tanggal 20 Desember, SPj sudah harus diserahkan ke Setda dari masing-masing satuan kerja (Satker). “Saya berharap pada awal Desember nanti semua proyek atau pembangunan fisik sudah <I>clear<I>.”

Ponco juga mengaku belum mengetahui persis berapa banyak proyek yang harus diselesaikan pada awal Desember mendatang maupun pembangunan yang bakal molor penyelesaiannya. Ia masih menunggu laporan dari masing-masing Satker. Namun demikian, soal penyerahan laporan pengerjaan pembangunan fisik, tandasnya, sifatnya sudah bukan lagi sekadar imbauan, tetapi kewajiban.

“Sudah seharusnya pelaksanaan pembangunan fisik itu tepat mutu dan tepat waktu. Penyelesaiannya tepat waktu dan juga mutunya terjaga. Kalau pun sampai ada yang melebihi batas waktu, tetapi sepanjang hal itu karena kesalahan kontraktor, sudah tentu dikembalikan lagi pada ketentuan perjanjian kontraknya,” papar Ponco.
iik

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…