Selasa, 3 November 2009 13:05 WIB News Share :

BMG
Longsor masih mengancam Sumbar

Padang– Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tabing Padang mengimbau masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) untuk tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor.

“Hujan dalam pekan ini masih akan terjadi di daerah dataran tinggi pada sore dan malam hari, dan bisa menimbulkan longsor,” kata Kasi Observasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tabing, Amarizal di Padang, Selasa (3/11).

Menurut dia, terjadinya hujan di Sumbar karena pertumbuhan awan yang banyak. Hal ini menurut dia, menuntut kewaspadaan masyarakat Sumbar yang sebagian besar tinggal di kawasan Bukit Barisan yang rawan longsor.

Tak hanya di dataran tinggi seperti Agam, dan Solok, di daerah pesisir, diperkirakan hujan juga akan terjadi pada sore dan malam hari. Menyinggung tinggi gelombang laut, Amarizal mengatakan, berkisar antara 1,5 – 2 meter atau masih normal.

“Tinggi gelombang laut ini tidak membahayakan bagi nelayan yang melaut,” kata dia.

Pascadilanda gempa, di Sumbar banyak terdapat longsor yang menimbulkan korban jiwa dan masih mengancam keselamatan warga.

Di Kota Padang saat ini, banyak terdapat titik-titik yang rawan longsor seperti di Bukit Air Manis, Bungus, Bukit Lantiak, Bukit Gado Gado, Kuburan Turki, Lubuk Begalung, dan Sitinjau Laut. Sementara di sejumlah jalur jalan, seperti Padang-Solok, Padang-Padangpanjang, dan lintas Sumatra, juga rawan longsor. Longsor juga mengancam warga yang bermukim di Padangpariaman, dan Agam.

ant/isw

lowongan kerja
lowongan kerja GRAINS & DOUGH RESTAURANT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…