Selasa, 3 November 2009 20:40 WIB News Share :

Anggodo minta maaf ke SBY

Jakarta–Adik buron koruptor Anggoro Widjojo, Anggodo Widjojo meminta maaf kepada Presiden SBY karena namanya disebut-sebut beberapa kali dalam rekaman. Anggodo pun meminta maaf pada oknum Kejaksaan Agung (Kejagung) yang disebut-sebut dalam rekaman itu.

“Saya juga minta maaf, saya tidak ada pencatutan terhadap Bapak Presiden RI, tidak ada pencatutan terhadap Kejaksaan. Saya mohon maaf kepada Presiden RI dalam minggu-minggu ini terkait dengan kasus dengan KPK,” ujar Anggodo seperti yang dilansir dari TVOne di salah satu ruangan di kantor TVOne, Jl Rawa Terate, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (3/11).

Anggodo pun meminta maaf kepada Abdul Hakim Ritonga yang sempat disebut-sebut dalam rekaman itu. “Dengan Pak Wisnu betul sebagai teman. Dan juga kepada rakyat Indonesia kasihanilah keluarga saya,” imbuhnya.

Anggodo pun memberikan penjelasan pada istrinya, tentang pembicaraannya dengan Yuliana Ong Gunawan.

“Saya mau berikan pada istri saya, bukan satu perempuan yang baik pada saya, karena saya ini bussines, banyak yang support. Untuk masyarakat tolong, untuk keluarga saya Anggoro, sudah nggak perlu dihujat, sudah habis-habisan, kalau perlu pengacara Pak Anggoro memaparkan bukti-bukti yang dibuat oleh dokter,” tandas dia.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…