Senin, 2 November 2009 17:27 WIB Haji,Boyolali Share :

Open seat Kloter 29 capai 15

Boyolali (Espos)–Pemberangkatan jemaah calon haji (Calhaj) Kloter 29 dari Jepara dan Kabupaten Semarang mengalami jumlah penundaan Calhaj cukup banyak.

Dari catatan, kursi pesawat yang masih kosong (open seat) pada pemberangkatan Kloter 29 tersebut mencapai 15 kursi. Jumlah ini termasuk kasus open seat paling banyak dalam pemberangkatan jemaah Calhaj selama ini. Pasalnya, pada setiap pemberangkatan biasanya hanya mencapai 1- 4 kursi.

Menurut Kepala Humas PPIH, Muhammad Saidun, banyaknya open seat dalam pemberangkatan Calhaj Kloter 29 tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya sakit, menolak divaksin, adanya Calhaj pengantar, hingga mutasi ke Kloter lainnya. “Ini memang baru kali pertama banyak open seat penerbangan jemaah Calhaj. Karena, memang ada banyak Calhaj yang tak bisa diberangkatkan saat itu juga,” ujarnya kepada <I>Espos<I>, Senin (2/11).

Dia menjelaskan, untuk kasus sakit mencapai empat Calhaj, pembatalan di daerah asal sebanyak empat Calhaj, menolak divaksin dua jemaah, dua Calhaj lainnya minta mutasi ke Kloter lainnya, dan para pendamping tiga Calhaj. “Sehingga, ada 15 kursi yang terpaksa dikosongkan,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…