Senin, 2 November 2009 21:30 WIB News Share :

Irjen Pol Nanan pun pakai pita hitam

Jakarta–Tak cuma masyarakat luas yang memakai pita hitam di lengan kirinya. Simbol duka mendalam atas kriminalisasi terhadap KPK ternyata juga dipakai oleh petinggi kepolisian, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna.

Pita hitam dikenakan Nanan saat menghadiri acara Jakarta Lawyers Club yang ditayangkan TVOne, Senin (2/11) malam. Pita hitam tersebut melilit lengan kiri Nanan yang masih mengenakan seragam kebesaran polisi itu.

Nanan sempat ditanya oleh Pemimpin Redaksi TVOne Karni Ilyas yang menjadi pemandu acara tentang alasan mengenakan pakain hitam. “Seperti masyarakat lainnya, saya juga ingin membesarkan KPK,” kata Nanan tegas.

Namun, dalam acara itu, Nanan secara tegas juga mengatakan, selain tetap ingin KPK kuat, pihak kepolisian sebenarnya juga menginginkan independensi kepolisian. “Siapa yang tidak ingin independen,” kata Nanan.

Selama ini, polisi yang biasa disebut buaya selalu dihadap-hadapkan dengan KPK yang biasa disebut cicak. Istilah buaya dan cicak ini selama beberapa bulan terakhir santer diperbincangkan dan menjadi tobik bahasan media.

Terakhir, Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri saat bertemu dengan pemimpin redaksi media nasional meminta maaf dengan munculnya istilah buaya dan cicak. Dia berharap, istilah itu tidak dipakai lagi.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…