Senin, 2 November 2009 11:07 WIB News Share :

BEM Bandung desak pemerintah selamatkan KPK

Bandung– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bandung Raya berunjukrasa mendesak pemerintah menyelamatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (2/11) di depan Gedung Sate Kota Bandung.

Para aktivis dari sejumlah kampus di Bandung seperti Unpad, STT Tekstil, ITB, Polban, UPI, IKOPIN dan DEM Poltekpos mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung secara penuh KPK dan memasukan penyelesaian masalah itu dalam agenda mendesak 100 hari pemerintahannya.

Selain itu, para aktivis menuntut keberanian dan independensi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk turut serta menuntaskan kasus yang terjadi saat ini sesuai kapasitasnya tanpa intervensi politik, termasuk dengan menindaklanjuti secara serius permasalahan yang melibatkan KPK dan kepolisian. BEM se-Bandung tersebut menyatakan tekad dan komitmennya untuk menjadi garda terdepan membela KPK.

“KPK adalah salah satu citra Bangsa Indonesia, harus diselamatkan,” kata Koordinator aksi BEM Bandung Raya Ahmad Fakhrudin.

Dalam aksinya, para mahasiswa menggelar aksi poster yang isinya “Selamatkan KPK”, “Dukung Pemberantasan Korupsi” dan lainnya. Selain itu, mereka juga melakukan aksi teatrikal tabur bunga sebagai tanda berkabung untuk KPK.

Ant/Isw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….